Tim PBL 6 Universitas Ahmad Dahlan Gaungkan Senam “GEMAR AKTIF” untuk Lawan Penyakit Tidak Menular di Dusun Wonocatur, Kabupaten Bantul
(Bantul, 21/1/2026) Tim Pengalaman Belajar Lapangan (PBL) Kelompok 6 Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta sukses menggalakkan Gerakan Makan Buah dan Sayur serta Aktivitas Fisik (GEMAR AKTIF) di Gang Anggrek, RT 06, Dusun Wonocatur, Banguntapan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jumat (16/1/2026). Kegiatan ini menjadi puncak aksi nyata mahasiswa dalam upaya penyelesaian masalah kesehatan masyarakat terkait rendahnya konsumsi buah dan sayur sebagai faktor risiko penyakit tidak menular (PTM), serta dilaksanakan dengan dukungan penuh dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Ahmad Dahlan. Program GEMAR AKTIF dilaksanakan melalui rangkaian edukasi kesehatan, senam bersama, makan buah bersama, serta praktik aktivitas fisik yang melibatkan warga secara langsung. Kegiatan ini bertujuan mendorong masyarakat menerapkan gaya hidup sehat secara berkelanjutan guna menekan risiko PTM seperti diabetes, hipertensi, dan penyakit jantung. Sebelumnya, Tim PBL 6 FKM UAD telah melaksanakan Musyawarah Masyarakat Desa (MMD) di Dusun Wonocatur RT 06 untuk menggali dan menetapkan prioritas masalah kesehatan masyarakat. Dari kegiatan tersebut, teridentifikasi bahwa rendahnya konsumsi buah dan sayur menjadi isu utama yang berpotensi memicu peningkatan penyakit tidak menular. Temuan ini kemudian menjadi dasar perencanaan dan pelaksanaan Gerakan GEMAR AKTIF sebagai upaya perubahan perilaku masyarakat secara nyata.
Kegiatan ini dilaksanakan di bawah bimbingan Dosen FKM UAD, Ratu Matahari, S.KM., M.Kes., M.A dan merupakan bagian dari implementasi pembelajaran berbasis lapangan dalam rangka penguatan peran mahasiswa dalam pengabdian kepada masyarakat. Tim PBL Kelompok 6 diketuai oleh Amanda Catur Elika, dengan anggota Nabilla Ardi Al Ikhsani, Vika Amalia, Apria Ningsih, dan Alifiah Kesya Ramadani Subekti.<br
/>Rangkaian kegiatan diawali dengan pelaksanaan survey kesehatan, masyarakat musyawarah desa (MMD), edukasi kesehatan yang dilakukan dengan pre-test untuk mengukur tingkat pengetahuan masyarakat terkait konsumsi buah dan sayur, aktivitas fisik, serta penyakit tidak menular. Selanjutnya, mahasiswa menyampaikan edukasi singkat mengenai pentingnya konsumsi buah dan sayur sesuai pedoman “Isi Piringku” serta anjuran melakukan aktivitas fisik minimal 30 menit setiap hari. Edukasi diperkuat dengan pembagian leaflet berisi manfaat buah dan sayur, tips penerapan pola makan sehat, contoh aktivitas fisik, dampak buruk gaya hidup tidak aktif, serta urgensi pencegahan PTM. Kegiatan edukasi ditutup dengan pelaksanaan post-test untuk menilai peningkatan pemahaman masyarakat.
Setelah sesi edukasi, kegiatan dilanjutkan dengan senam bersama yang dipandu oleh instruktur berpengalaman, Elisabeth Parmuni, yang telah sering mengisi kegiatan senam di berbagai wilayah Yogyakarta. Usai senam, warga mengikuti kegiatan makan buah bersama dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan.
Antusiasme masyarakat terlihat dari kehadiran warga dari berbagai kelompok usia serta keterlibatan aktif mereka selama kegiatan berlangsung. Melalui kegiatan GEMAR AKTIF ini, Tim PBL FKM UAD berharap masyarakat semakin peduli terhadap kesehatan, mampu menerapkan perilaku hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari, serta berkontribusi dalam upaya pencegahan penyakit tidak menular di lingkungan tempat tinggal mereka.







FKM UAD