INTERVENSI PBL MAHASISWA FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT (FKM) UAD ANGKAT TANAMAN OBAT KELUARGA (TOGA) SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN PENYAKIT TIDAK MENULAR (PTM)
Penulis: Lara Aprilia
Posting: Humas FKM UAD

Foto Bersama Tim PBL 34 Mahasiswa FKM UAD dengan Warga Masyarakat RT 26 Wonocatur dalam Intervensi Tanaman Obat Keluarga sebagai Pencegahan Penyakit Tidak Menular (Foto : Tim PBL Mahasiswa FKM UAD)
Tim Pengalaman Belajar Lapangan (PBL) Kelompok 34 Program Studi Kesehatan Masyarakat Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melaksanakan intervensi kesehatan masyarakat di RT 26 Dusun Wonocatur pada Minggu, 18 Januari 2026. Kegiatan ini merupakan hasil dari identifikasi kondisi kesehatan masyarakat di kelurahan Wonocatur RT 26.
Kelompok 34 ini terdiri atas 4 mahasiswa yakni Lara Tesya Aprilia, Aqilah Nasywa Maulida, Titania Claudia Felicia, dan Tamim Ratna Wijaya, di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Macfudz Eko Arianto, S.KM., M.Sc., menetapkan pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) dalam pencegahan penyakit tidak menular (PTM) sebagai fokus utama intervensi. Penetapan tersebut dilakukan melalui Musyawarah Masyarakat Desa (MMD) berdasarkan hasil identifikasi masalah kesehatan masyarakat yang menunjukkan masih rendahnya pemanfaatan tanaman obat sebagai upaya menjaga kesehatan keluarga.
Intervensi dilaksanakan melalui kegiatan edukasi TOGA kepada warga yang disertai dengan praktik penanaman tanaman obat secara langsung. Mahasiswa tidak hanya menyampaikan materi tentang pengertian, manfaat, dan jenis-jenis TOGA, tetapi juga mengajak warga untuk ikut serta menanam TOGA di lingkungan sekitar sebagai bentuk penerapan nyata.
Lara Tesya Aprilia, salah satu anggota Kelompok 34, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pemanfaatan TOGA sebagai upaya pencegahan penyakit tidak menular. “Kami ingin warga tidak hanya mengetahui manfaat TOGA, tetapi juga mampu menanam dan memanfaatkannya secara mandiri di rumah masing-masing,” ujarnya.

Antusias Warga RT 26 Wonocatur dalam Intervensi Tanaman Obat Keluarga sebagai Pencegahan Penyakit Tidak Menular (Foto : Tim PBL Mahasiswa FKM UAD)
Dalam kegiatan tersebut, masyarakat dikenalkan sekaligus menanam berbagai jenis tanaman TOGA seperti jahe merah, kunyit, kencur, serai, daun sirih, daun salam, sambung nyawa, binahong, kemangi, dan lidah buaya. Tanaman-tanaman tersebut memiliki manfaat dalam membantu mengontrol tekanan darah, kadar gula, kolesterol, meningkatkan daya tahan tubuh, serta menjaga kesehatan pencernaan.
Melalui kegiatan edukasi dan praktik langsung ini, masyarakat diharapkan tidak hanya memahami manfaat TOGA secara teori, tetapi juga mampu mempraktikkannya secara berkelanjutan. Pemanfaatan TOGA dinilai sebagai langkah sederhana dan ramah lingkungan dalam mendukung pencegahan penyakit tidak menular serta meningkatkan kemandirian keluarga dalam menjaga kesehatan.
Tim PBL Kelompok 34 berharap kegiatan ini dapat mendorong masyarakat RT 26 Wonocatur untuk terus menanam dan memanfaatkan TOGA sebagai bagian dari gaya hidup sehat dan upaya mewujudkan lingkungan yang lebih sehat dan mandiri. Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud peran mahasiswa sebagai agen promosi kesehatan berbasis pemberdayaan masyarakat.







FKM UAD
FKM UAD