Edukasi Penurunan Stunting melalui Kesehatan Lingkungan
Ditulis oleh : Humas FKM UAD

Pemaparan Materi Edukasi Kesehatan Lingkungan oleh Bapak Muchsin Maulana, S.KM., M.PH (Foto: Humas FKM UAD)
Kulon Progo, 15 Februari 2026 — Upaya pencegahan stunting tidak hanya berfokus pada pemenuhan gizi anak, tetapi juga dipengaruhi oleh kondisi lingkungan yang sehat. Hal inilah yang menjadi latar belakang dilaksanakannya kegiatan edukasi mengenai penurunan angka stunting melalui kesehatan lingkungan yang diselenggarakan di Ruang Serba Guna Kalurahan Janten, Kepanewon Temon, Kabupaten Kulon Progo.
Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama antara mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ahmad Dahlan Unit VI.C.1 Periode 155 dengan Pemerintah Kalurahan Janten. Sasaran utama kegiatan ini adalah para ibu yang memiliki balita di Dusun Jomboran, dengan tujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pentingnya kesehatan lingkungan sebagai salah satu faktor dalam pencegahan stunting.
Materi edukasi disampaikan oleh Dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat UAD, Muchsin Maulana, S.KM., M.PH. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan bahwa berbagai faktor lingkungan memiliki peran penting dalam kejadian stunting, seperti sanitasi yang kurang memadai, keterbatasan akses terhadap air bersih, kebersihan lingkungan rumah, serta perilaku hidup bersih dan sehat di dalam keluarga.
Ia juga menegaskan bahwa upaya pencegahan stunting tidak hanya bergantung pada pemenuhan asupan gizi anak, tetapi juga sangat dipengaruhi oleh kondisi lingkungan tempat tinggal yang sehat dan higienis. Oleh karena itu, perbaikan sanitasi dan penerapan perilaku hidup bersih dan sehat menjadi bagian penting dalam mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
Kegiatan edukasi berlangsung secara interaktif dan mendapat antusiasme yang tinggi dari para peserta. Para ibu balita aktif mengikuti sesi diskusi serta mengajukan berbagai pertanyaan terkait praktik menjaga kebersihan lingkungan, pengelolaan sampah rumah tangga, serta langkah-langkah menjaga kesehatan anak di lingkungan keluarga.
Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin memahami pentingnya kesehatan lingkungan sebagai salah satu langkah strategis dalam pencegahan dan penurunan angka stunting. Kolaborasi antara akademisi, mahasiswa KKN, pemerintah kalurahan, dan masyarakat diharapkan dapat terus berlanjut sebagai upaya bersama dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di wilayah Kalurahan Janten.







FKM UAD