CEGAH STUNTING MAHASISWA UAD KEMBANGKAN APLIKASI CATION

CEGAH STUNTING MAHASISWA UAD KEMBANGKAN APLIKASI CATION

Aplikasi CATION

[Yogyakarta, 8 Juli 2020] — Tim CATION UAD yang merupakan gabungan Fakultas Kesehatan Masyarakat dan Fakultas Teknologi Industri Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta berhasil meraih Juara 3 pada Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional yang diadakan oleh Himpunan Mahasiswa Farmasi Fakultas Kedokteran Univertas Tanjungpura. Lomba dengan tema “Peran Generasi Milenial dalam Pencegahan dan Penanganan Stunting” yang dilaksanakan secara online (Mei-Juli) dan pengumuman pemenangnya pada 8 Juli 2020. Tim UAD meraih juara ke 3 setelah melalui penilaian 10 tim terbaik, dari 6 PTN dan PTS Se Indonesia pada ajang tersebut.  Aplikasi CATION UAD merupakan rancangan dari Ibnu Mushlih, Nurul Istiqomah (FKM), dan Muhammad Alif Rahmat Novian Arsianto(FTI).

CATION sendiri merupakan singkatan dari Controlling Stunting Care Application . Ide pembuatan aplikasi ini bermula dari riset literature permasalahan kesehatan khususnya stunting di Indonesia. “Inovasi CATION ini sebagai bentuk pencegahan dan pengendalian stunting yang berbasis teknologi. Mengigat bahwa saat ini kehidupan masyarakat tidak terlepas dari penggunaan teknologi. Sasaran dari Cation ini adalah ibu hamil, ibu menyusui, keluarga, dan tenaga kesehatan,”, ungkap Ibnu Mushlih selaku ketua Tim.

Menu yang ada dalam aplikasi CATION,  ini antara lain Hello Nakes sebagai sarana konsultasi, tanya jawab, dan diskusi antara ibu hamil ataupun masyarakat dengan tenaga kesehatan. Menu News yang memuat update artikel-artikel atau informasi terkait stunting, makanan yang bergizi, pola hidup sehat, dan tips-tips agar anak menjadi sehat. Menu Antropometri untuk mengetahui kondisi pertumbuhan anak atau ukuran tubuh, serta status gizi pada anak dengan melihat pada berat badan (BB), lingkar kepala (LK), dan tinggi badan (TB). Catering Gizi merupakan fitur yang dapat digunakan untuk memesan makanan sehat untuk pemenuhan kebutuhan gizi keluarga. Menu FaskesQ yang merupakan fitur yang menyediakan informasi tentang lokasi fasilitas kesehatan terdekat dari tempat pengguna, dan menu Calendar yang berisi agenda atau kegiatan seperti posyandu, pengingat bulan vitamin A, bulan cek kesehatan, ataupun agenda – agenda pengingat dalam pemantauan tumbuh kembak anak.

Dosen pembimbing tim, Nur Syarianingsih Syam, menerangkan, aplikasi CATION ini dicetuskan dengan harapan dapat menjadi media komunikasi informasi dan edukasi permasalahan stunting di Indonesia. “Beberapa tahun ini sudah ada aplikasi lain yang memang fokus pada permasalahan tumbuh kembang anak, salah satunya adalah aplikasi stunting. Sehingga saya mendorong Ibnu, Isti dan Alif untuk membuat aplikasi CATION ini berbeda dengan aplikasi lain tumbuh kembang anak lainnya. Salah satu perbedaanya adalah ada Fitur Calender, dimana pada fitur tersebut dilengkapi reminder pada hari atau bulan tertentu, misalnya pada bulan Februari dan Agustus akan nada notifikasi Bulan Vitamin A pada Calender”. Semoga aplikasi ini bisa menjadi pemantik kreativitas mahasiswa FKM dan UAD ke depannya, lanjut Syaria.

Selaras dengan pernyataan dosen pembimbing tim, Wakil Dekan, FKM UAD, Solikhah mengaku bangga dan bersyukur dengan pretasi yang ditorehkan oleh TIM CATION, mengingat di masa pandemic Covid19 dimana mahasiswa belum beraktivitas di kampus masih disibukkan dengan kuliah daring, namun mahasiswa tetap mempunyai semangat yang tinggi untuk tetap berprestasi dan berharap hal serupa bisa menginspirasi mahasiswa lainnya untuk terus mengasah kreativitas dan meningkatkan kompetensi.

“Kami dari FKM UAD mengucapkan puji syukur atas prestasi yang yangs angat mebanggakan dari TIM CATION dengan ketua tim ibnu dan pembimbing bu Arya. Alhamdulillah dalam satu tahun terakhir ini mahasiswa FKM UAD telah menorehkan prestasi yang luar biasa di tingkat nasional dan internasional. Kami berupaya memberikan dukungan penuh kepada mahasiswa melalui sumber belajar yang mumpuni serta dosen dengan reptable kepakarannya sehingga harapannya akan lahir prestasi-prestasi yang membanggakan di masa mendatang”